Goa Kreo

Kawasan Wisata Goa Kreo Semarang merupakan salah satu obyek wisata tersebut terbilang cukup langka, memiliki pesona alam, kera, dan legenda. Memiliki panorama pemandangan yang indah dan udara yang sejuk sehingga memberi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Sebagai objek wisata alam, gua itu memiliki hutan seluas 5 hektare, sungai, dan air terjun yang jernih, (yang sebentar lagi akan berubah menjadi waduk). Mata airnya tak mengenal musim, tak pernah surut mengalir. Goa Kreo terletak di daerah perbukitan (Gunung Krincing ) dan lembah Sungai Kreo, tepatnya di Dukuh Talun Kacang Kelurahan Kandri Kecamatan Mijen. Jarak lokasi sekitar ± 13 km dari Lawang Sewu atau bundaran Tugu Muda ke arah selatan Gunungpati.

Udara lembab yang khas di Goa Kreo ini menurut cerita orang setempat pernah sebagai tempat persinggahan oleh Sunan Kalijogo. Tempat ini konon ada sejarah tersendiri yang mengisahkan tentang seorang Sunan yang bertugas untuk menyebarkan salah satu agama yang ada di Indonesia yaitu agama Islam. Sunan itu bernama Sunan Kalijogo yang diberi amanat atau mandat oleh Allah untuk menyebarkan agama Islam. Konon pada saat itu Sunan Kalijogo hendak mendirikan sebuah Masjid yang sekarang terkenal dengan nama Masjid Agung Demak. Dan pada saat itu Sunan Kalijogo ini mengambil kayu jati yang hendak digunakan sebagai bahan untuk membuat Masjid tersebut. Ketika Sunan bertemu dengan sekawanan kera kemudian Sunan menyuruh mereka untuk menjaga kayu yang hendak digunakan untuk membangun Masjid. Hingga kinipun kera-kera itu masih ada.

Pengunjung yang baik hati, biasanya sebelum menelusuri kawasan wisata, terlebih dulu membeli kacang di warung-warung yang berderet di sisi area parkir. Kacang-kacang itu dibawa dalam kantung plastik, lalu diberikan pada kera-kera yang dijumpai sepanjang perjalanan mereka. Untuk mencapai mulut Goa, pengunjung harus melewati anak tangga yang cukup banyak dan curam.

Nantinya, sebagian kawasan Goa Kreo Semarang ini akan tenggelam karena adanya proyek yang menjadi bagian dari Pengendalian Banjir Kota Semarang yakni pembangunan Waduk Jatibarang yang kini pembangunannya sedang berlangsung.
1 Responses
Stay in touch with the conversation about Semarang Hotel, subscribe to the RSS feed for comments on this post.March 11th, 2012
menarik jg mas.. serasa di sangeh bali klo ada monyet yg dilepas dan bs interaksi begitu